Taman Mini Indonesia Indah TMII – Tempat Rekreasi dan Edukasi Budaya Nusantra

0
324
TMII Jakarta

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah sebuah kawasan rekreasi yang bertema budaya nusantara dengan di lengkapi beberapa taman hiburan yang cocok untuk rekreasi dan edukasi. Karena luasnya wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke belum lagi dengan suku pada masing-masing wilayah tersebut. Maka dengan itulah tujuan dari Taman Mini dibangun yang menjadi sebagai sebuah minatur nya Indonesia untuk menggambarkan keanekaragaman kultur masyarakat.

Tempat wisata yang berada di Jakarta Timur ini hampir selalu ramai dan tidak pernah sepi pengunjung. Terutama di akhir pekan dan masa liburan anak sekolah. Bahkan pada masa sekolah TMII juga sering di gunakan sebagai study Tour anak sekolah terutama Taman Kanak-kanak dari penjuru Jabodetabek.

Sebab Taman Mini sangat berpotensi sebagai sarana informasi akan mengenal kebudayaan tanah air untuk adik-adik dan anak-anak di usia dini. Salah satunya dengan keberadaan rumah adat dari 34 provinsi, pakaian tradisional, tarian, hingga tempat peribadatan setiap agama di Indonesia.

Selain itu sebagai salah satu tempat wista di Jakarta, Taman Mini juga terdapat beberapa wahana dan fasilitas rekreasi menarik. Seperti museum, taman flora dan fauna, Theater pertunjukan film Keong Mas dan sebuah miniature pulau Nusantara yang terdapat pada sebuah danau.

Banyak para wisatawan yang datang ke TMII untuk mengisi liburan sekaligus mengenalkan kepada anak-anaknya tentang kekayaan Indonesia. Sebab dengan mengetahui begitu luasnya budaya, tradisi dan sumber daya alam. Maka berharap mampu menumbuhkan rasa cinta tanah  air dan patriotisme sebagai generasi penerus bangsa kelak.

Dengan segala kelengkapannya sebagai sebuah tempat bermain sambil belajar yang mampu menghibur dan memberikan nilai edukasi. Maka Taman Mini Indonesia Indah selalu mampu menarik minat masyarakat dari generasi ke generasi. Bahkan bukan hanya dari warga lokal Jabodetabek, tapi banyak wisatawan dari luar daerah dengan sengaja mengagendakan tempat ini sebagai destinasi wisata.

Sejarah Singkat Taman Mini Indonesia Indah

Ide pendiran Taman Mini bermula ketika Ibu Tien Soeharto (Siti Hartinah) mendengarkan pidato Soeharto di hadapan DPR  GR tahun 1971 tentang keseimbangan pembangunan. Maka dengan menghayati isi pidato presiden kedua tersebut, sang Ibu Negara mempunyai gagasan untuk mewujudkan miniatur tentang segala kekayaan Indonesia.

Akhirnya rencana tersebut di sambut oleh Menteri Dalam Negri Amir Mahamud untuk membuat sebuah taman rekreasi dan berbagai kekayaan alam dan budaya. Hingga setelah beberapa bulan kemudian konsep tersebut sudah selesai dan di mulai pembangunannya pada 30 Juni 1972.

Pembangunan Taman Mini berda di atas lahan seluas 1.500 hektar dengan cara bertahap yang pad akhirnya selesai dan terbuka untuk umum pada 20 April 1975. Acara peresmiannya pun langsung oleh Ibu Tien Soeharto sendiri dihadapan Presiden, Gubernur, Walikota dan Bupati dari seluruh Indonesia.

Walaupun pada saat ini juga penambahan beberapa bangunan masih terus berjalan, terutama dengan adanya pemekaran daerah setingkat Provinsi yang terjadi di Indonesia. Seperti kita ketahui saat itu terdapat 27 provinsi yang mewakilkan 27 Anjungan ruah adat. Tapi dengan pemekaran tersebut penambahan menjadi 33 bangunan rumah adat sebagai realiasi keadaan masing masing wilayah tersebut.

Sedangkan untuk maskot Taman Mini dilambangkan dengan tokoh wayang popoler yaitu Hanoman. Sebuah karakter bernama Anjani Putra atau di singkat ANITRA dengan corak bewarna dasar putih. Adapun peresmian maskot tersebut pada hari raya ulang tahun TMII ke 16 pada tahun 1991.

Baca juga : Taman Impian Jaya Ancol

Wisata Kebudayaan Taman Mini

Taman Mini juga merupkan land mark wisata kota Jakarta yang sangat terkenal dengan memiliki tema wisata kebudayaan Indonesia. Dengan kekayaan budaya nusantara yang begitu luas, hampir semuanya terwakili oleh koleksi miniatur yang bisa kamu lihat di tempat ini.

Dengan begitu menariknya, banyak pengunjung sekala rombongan besar selalu berdatangan dengan kendaraan bus pariwisata mewarnai area parkiran yang datang dari berbagai daerah. Baik untuk kegiatan wisata ataupun pameran yang sering di adakan di Taman Mini.

Tapi dengan saking luasnya Taman Mini dan dengan segala wahana rekreasi yang ada, rasanya pengujung tidak akan cukup jika berkeliling dalam waktu seharian. Apalagi dengan menceritakan secara detail tentang yang ada pada setiap miniatur tersebut. Karena beberapa lokasi umumnya bisa kamu simak beberapa tulisan di bawah ini :

1. Anjungan Daerah

rumah adat taman mini

Indonesai memiliki ragam suku dan budaya, pada setiap wilayah terdapat ciri khas nya masing-masing termasuk rumah adat. Anjungan Daerah adalah sebuah ikon yang menggambarkan sebuah budaya, tradisi yang berlatar belakang sebuah suku tersebut.

Lokasi Anjungan Daerah teletak pada sisi danau yang menggambarkan miniatur arsipel berupa gugusan kepulauan yang ada Indonesia. Yaitu terdiri dari pulau Sumatra, Jawa, Kalimatan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Anjungan TMII adalah salah satu koleksi yang paling ingin pengunjung lihat bila masuk ke Taman Mini. Banyak rombongan menggunakan sewa hiace di Jakarta berkeliling melihat koleksi rumah adat ini.

Selain rumah adat Anjungan, juga menampilkan beberapa koleksi lain. Seperti pakain adat, baju tari, perabotan sehari-hari, senjata khas, serta pernak pernik seperti souvenir dan kerajinan tangan daerah masing-masing. Semua itu bermaksud untuk memberikan informasi lengkap mengenai cara hidup keseharian masing-masing suku tersebut.

Setiap rumah adat juga tersedia amfiteater untuk pagelaran berbagai kesenian daerah atau upacara adat yang akan membawa pengunjung merasa berada pada lingkungan daerah tersebut. Adapun  pertunjukan tradisional tersebut hampir pada setiap minggu atau lengkap dengan berbagai jenis tarian dan musiknya.

Bentuk rumah adat di buat semirip mungkin sesuai dengan bangunan aslinya termasuk ukuran, bangunan atap serta bagian dalam dan struktur banguan. Serta tak lupa kemiripan anak tangga, hiasan dinding, jendela serta pintu juga menjadi bagian satu kesatuan yang mengutamakan keasliannya. Bahkan ada juga rumah adat yang di pindahkan dari wilayah aslinya dalam bangunan utuh, seperti rumoh Aceh Cut Meutia yang langsung di datangkan dari Nangro Aceh Darussalam.

Hingga tahun 2.000 Anjungan Taman Mini rumah memiliki rumah adat dari 27 provinsi termasuk Timor-Timur. Tapi semenjak memisahkan diri dan menjadi Timor Leste, Anjungan nya menjadi Museum Timor TImur.

Selain itu dengan terjadinya pemekaran di beberapa daerah, formatnya mulai bertambah tidak lagi menjadi 27 provinsi dan bangunan Anjungannya di buat di ujung Timur Laut TMII. Bangunan rumah adat tersebut berupa Provinsni Banten, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat.

2. Taman rekreasi

Taman Apotik Hidup

Kebun yang memiliki area seluas 600 m ini terdapat 400 jenis tanaman obat Asli dari Indonesia yang berfungsi untuk mengumpulkan, melestarikan dan pembudidayaan. Pengelolaan tempat ini bekerjasama dengan PT. Air Mancur dan di buka untuk umum pada tanggal 20 April 1984

Selain itu Taman ini juga bertujuan untuk pusat pengetahuan dan penunjang pendidikan tanaman yang memiliki khasiat sebagai obat. Pengunjung dapat mengenal bermacam-macam jenis tanaman berkhasiat dan tersedia contoh hasil dari tanaman obat yang telah di  awetkan pada Sand gallery Air Mancur.

Taman Bekisar

Ayam Bekisar adalah persilangan antara ayam hutan jantan dan ayam kampung betina yang memiliki bentuk khas yang gagah, berbulu mengkilat serta jengger dan raial yang indah. Taman Bekisar adalah wadah yang berkegiatan dengan ayam Bekisar tersebut mulai dari penangakaran hingga perlombaan yang bertaraf Internasional.

Taman Bekisar sendiri memiliki area seluas 4.000 meter yang bentuknya seperti kurungan ayam raksasa. Banyak dari para pecinta ungas terutama saat ada pameran ayam yang datang kesini untuk melihat event.

Taman Burung

Sebuah taman dengan lahan seluas 6 hektar yang memiliki 9 kandang burung menyerupai kubah dan terdapat 100 jenis burung, 30 sebagiannya adalah jenis burung langka yang dilindungi. Tempat ini terbagi menjadi 2 zona yang terbagi berdasarkan letak penyebaran dan zoografinya yaitu Indonesia Barat dan Timur.

Pada bagian Barat terdapat burung asal Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Bali seperti burung Elang, Jalak Bali, Merak, Rangkong dan Beo Putih . Sedangkan kubah Timur berasal dari wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua seperti burung Kasuari, Cendrawasih, Nuri,  Maleo dan Dara Mahkota.

Taman Kaktus

Kaktus adalah tanaman yang secara alami di temukan di Benua Amerika dan banyak juga di temukan di wilayah gurun yang panas. Tapi karena sudah diIntroduksi Tanaman kaktus bisa tumbuh di berbagai dunia yang mempunyai iklim kering dan hangat.

TMII mempunyai Taman kaktus yang tidak hanya menjadi tempat budidaya kaktus lokal, tapi juga ada beberapa yang di datangkan dari luar negeri seperti Jepang dan Belgia. Bagi pengunjung yang mempunyai hobi  tanaman hias terlebih Jenis kaktus, kamu bisa menikmati keindahan tanaman katus dengan berbagai jenis sebagai harta kekayaan flora Indonesia..

Monumen KTT Non Blok

Gerakan Persahabatan Negara-Negara Non Blok di tuang dalam sebuah Monumen untuk mengenang momentum Konferensi Tingakt Tinggi 10. Monumen KTT Non Blok ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1 september 1992 yang berbentuk bola dunia yang terdapat 5 merpati di tengah nya dengan di sangga tiang air mancur.

Tempat ini di tanami 108 pohon dari naegara anggota yang memiliki lahan yang cukup luas. Bahakan pada area Monumen KTT Non Blok ini kerapdi jadikan ajang event terbuka untuk festival hingga acara outing seperti camping dan outbound.

Taman Melati

Taman Melati TMII memiliki lahan seluas 2.226 meter dengan berbagai koleksi bunga melati dan tanaman hias lainnya yang indah. Tempat ini memiliki pendopo seluas 200 meter persegi yang bisa berfungsi untuk berbagai kegiatan pertemuan sekolah, instasi atau umum.

Taman ini juga terdapat fasilitas terbuka lain seperti kolam air mancur, patung Dewi Melati dan bangku taman. Sehingga tempat ini ideal untuk mengadakan acara berkonsep pesta kebun dengan daya tampung 500 orang.

Dunia Air Tawar

Pada wahana ini pengunjung bisa menyaksikan betapa kayanya yang di hasilkan biota air tawar negeri kita tercinta. Beragam jenis ikan tawar yang berasal dari perairan dalam negri dan luar negri serta dengan bermacam jenis, ukuran dan warnanya.

Pada tempat ini terdapat bangunan yang menyiapkan tempat untuk pengunjung melihat taman akuarium berupa museum, perpustakaan, auditorium dengan koleksi 6.000 ekor ikan lebih dari 126 spesies. Sehingga tempat ini cocok sebagai sarana bermain, belajar, penelitian dan koservasi dengan beragam jenis ikan hias dan ikan konsumsi. 

Taman Budaya Tionghoa

Sebuah wahana yang ampu membuat daya tarik masyarakat tentang etnis Tionghoa yang merupakan bagian dari suku dan budaya Indonesia Tempat ini berdiri diatas lahan seluas 4,5 hektar dengan mempunyai pintu gerbang yang bercorak khusus suku Tionghoa.

Komplek pecinan dan bangunan simetrisnya serta penjualan pernak pernik berwarna merah mencolok yang khas menjadi tempat rekreasi belanja pengunjung. Serta pada bagian dalamnya terdapat fasilitas rekreasi sepert taman, gazebo, patung Dewi Bulan, patung Kwang Kong, patung Kilin, sepasang tiang naga, serta Museum Laksamana Ceng Ho.

Taman Prasti APEC

Pada November 1994 Indonesia menjadi tuan rumah kongres Organisasi Ekonomi Asia-Pasific APEC yang diadakan di Bogor. Momentum itu begitu istimewa bagi TMII, karena menjadi salah satu agenda tujuan para ketua delegasi konferensi tersebut.

Maka sebuah prasasti yang menjadi symbol kehormatan dengan mengabadikan agenda dari first lady setiap Negara Asia Pasific tersebut pada acara yang bertajuk ladies program. Kesepuluh anggota menandatangani sebuah prasasti yang berada di TMII diantaranya Negara Indonesia, Australia, Canada, Chile, China Taipei, Japan, Rep. of Korea, Malaysia, Philipines, USA.

3. Bangunan tempat Ibadah

Masjid Pangeran Diponegoro

Sarana tempat ibadah umat Islam ini memiliki area seluas 2.850 meter dengan bangunan 760 meter. Adapun Masjid Pangeran Diponegoro juga di jadikan tempat Sholat untuk setiap pengunjung maupun masyarakat sekitar.

Serta Masjid ini kerap di jadikan sarana keagamaan lain seperti kajian agama, ceramah dan bazar bertemakan Islam dan kegiatan sosial lain. Serta bisa melayani untuk kegiatan sakral akad nikah beserta resepsi pesta pernikahannya.

Wihara Arya Dwipa Arama

Bangunan peribadatan umat Budha ini memiliki Patung Budha yang terdapat pada sebelah barat Gedung serta dikelilingi kolam air. Adapun bentuknya mengambil arsitektur stupa Candi Tersohor Borobudur. Sedangkan Ceiling ruang ibadah berwarna kuning emas dan berbentuk setengah lingkaran bertujuan untuk menciptakan suasana layaknya di dalam nirwana.

Selain berfungsi sebagai tempat menghimpun informasi mengenai agama Budha di Indonesia. Bangunan ini juga di jadikan tempat ibadah rutin dan hari-hari besar Umat Budha. Seperti hari raya Waisak dan hari Tilem atau malam purnama, serta Wihara Arya Dwipa Arama menyelenggarakan upacara puncak lainnya.

Gerja Katolik Santa Chatarina

Gereja Santa Chatarina adalah rumah tempat ibadah umat Katholik Roma yang mana bentuk bangunannya merupakan tiruan dari gereja katholik pertama di Indonesia, yaitu Gereja Santa Catharina di Surabaya. Gereja ini memiliki luas bangunan 1.030 m2 lahan seluas 2.860 m2 yang pembangunannya tahun 1973 dan diresmikan tahun 1975.

Keseluruhan bangunan rumah ibadah ini terdiri dua bangunan, yakni bangunan utama untuk melakukan peribadatan misa dan hari-hari besar lainya. Serta Aula untuk kegiatan umum dan sosial seperti pemberkatan pernikahan.

Gereja Kristen Protestan Haleluya

Gereja Kristen Protestan Haleluya berdampingan dengan Gereja Katholik Santa Chatarina. Bangunan utamanya yang terbesar untuk kegiatan jemaat serta ruang pastor, ruang ganti, ruang sound. Sedangakan padabagian kanan depan menyatu dengan bangunan gereja terdapat menara berornamen ayam jago pada puncaknya dengan ketinggian 20 meter.

Sama halnya seperti gereja lainnya Gerjea Kristen Protestan Haleluya selain untuk kebaktian pada hari Minggu jemaat GPIB, sedang hari sabtu oleh Jemaat Advent. Dalam penggunaanya Gereja kerap penggunaanya sebagai tempat pemberkatan pernikahan dan jenis kegiatan keagamaan lain seperti perayaan Paskah, Natal, dan kegiatan retret.

Pura Penataran Agung Kertabumi

Pura di TMII ini selain menjadi tempat suci peribadatan agama Hindu juga terbuka untuk umum yang sedang berekreasi ke komplek Taman Mini dengan mengikuti aturan yang ada. Letaknya berdekatan dengan Anjungan Daerah Lampung.

Pura Penataran Agung Kertabumi memiliki bagian depan berupa pintu gerbang tinggi berupa bangunan Candi Bentar, Balai Gong dan Kul-Kul.  Bagian bangunan Pura ini berfungsi sebagai Gerbang utama merupakan pintu masuk, kul-kul untuk tempat kentongan dan Gong adalah arena untuk tempat pertunjukan.

Klenteng Kong Miao

Kelenteng Kong Miao adalah rumah ibadah umat agama khonghucu yang berada di Komplek wista Taman Mini Indonesia Indah. Peletakan batu pertama Kelenteng ini oleh Menteri Agama RI, Dr. Maftuh Basyuni pada 2 februari 2009. Lalu diresmikan oleh Ketua Yayasan Harapan Kita, Hj.Siti Hardiyanti Rukmana pada 23 Desember 2010

Kompleks ini terdiri tiga struktur bangunan inti, yakni Tian Tan (Altar Suci) berbentuk bundar melambang kesempurnaan Tuhan dan beratap tiga susun melambangkan Tian. Bangunan kedua, Dan Cheng Dian (Kelenteng Nabi Agung) berbentuk bangunan empat persegi panjang bercirikan arsitektur khas tiongkok. Ketiga Qi Fu Dian (Kelenteng keberkahan) merupakan kelenteng keberkahan yang di dalamnya terdapat altar untuk menghormati Para Suci (Spirit, Malaikat,Leluhur).

Sasono Adiroso Pangeran Sambernyowo

Sasana Adirasa adalah tempat ibadah kaum penghayat aliran kepercayaan dan kebatinan. Yang mana Sasono artinya tempat sedangkan adiroso artinya rasa sejati. Adapun Pangeran Samber Nyawa sendiri adalah tokoh bangsawan (priyayi) dari Surakarta yang terkenal sangat sakti.

Sasono merupakan tempat bagi semua insan beragama untuk melakukan dialog, tukar pikiran dan saling menghargai dalam segala hal yang menyangkut Ketuhanan yang Maha Esa. Sedangkan Gedung Sasono Adiroso TMII terdiri atas dua bangunan utama. Yakni pendopo untuk sarasehan  dan Gedung Pasucen untuk menyucikan diri di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga : Monumen Nasional

4. Museum

Sejarah adalah waktu yang tidak bisa diputar kembali, hanya bisa di kenang. Oleh karena atas dasar tekad dan semangat tersebut TMII mempersembahkan tempat untuk menyipakan dan mempertunjukan gudang dokumentasi atas sesuatu kebesaran bangsa.

Taman Mini mempunyai daftar museum di Jakarta yang bisa kamu kunjungi baik untuk kebutuhan penelitian, pameran atau sebagainya. Segala kekayan dan keragaman yang di simpan dalam meliputi berbagai aspek kehidupan. Mulai dari budaya, pengetahuan, sosial masyarakat serta tekhnologi dan lain sebagainya.

Daftar museum di Taman Mini :

  • Museum Indonesia
  • Museum Transportasi
  • Museum Minyak dan Gas Bumi
  • Museum Penerangan
  • Museum Perangko Indonesia
  • Museum Peragaan Iptek
  • Museum Listrik dan Energi Baru
  • Museum Olahraga
  • Museum Putra Bhakti Pertiwi
  • Museum Keprajuritan Indonesia
  • Museum Pusaka
  • Museum Telekomunikasi
  • Museum Bayt AL-Qur’an Dan Museum Istiqlal
  • Museum Asmat
  • Museum Timor Timur
  • Museum Hakka Indonesia
  • Museum Serangga dan Kupu-kupu
  • Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptil

5. Hiburan dan Rekreasi

lokasi wisata TMII

Selayaknya sebuah tempat wisata, Taman Mini Indonesia Indah lengkap dengan wahana rekreasi yang wajib Kamu coba bila berkunjung kesini. Karena selain beberapa objek bersejarah di atas, beberapa fasilitas hiburan akan membawa keseruan yang bahkan tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga cocok untuk dewasa.

Semua wahana Hiburan ini buka dan beroperasional setiap hari, misalnya :

  1. Kereta gantung
  2. Istana anak Indonesia
  3. Tekater Imax Keong Mas
  4. Teater 4 Dimensi
  5. Titan Samirono
  6. Taman Legenda Keong Mas
  7. Kerata Api Mini
  8. Pemancingan telaga Mina
  9. Balon Angin
  10. Perahu Angsa Arsipel
  11. Mobil Wisata
  12. Sepeda Wisata
  13. Pasar Buku Langka
  14. Desa Seni dan Kerajinan

6. Hotel

  • Hotel Desa Wisata
  • Graha Wisata Hostel

7. Ruang Pertemuan dan Resto

  • Puri Caping Gunung
  • Resto dan Rumah makan
  • Pondok Pece Madiun
  • Stand Food Cort

8. Ruang Serbaguna

  • Sasan Kriya
  • Sasono Adiguno
  • Sasono Utomo
  • Sasono Langgeng Budoyo

9. Panggung Pertunjukan

  • Tater Bhinka Tunggal Ika
  • Teater Tanah Airku

Baca juga : Kebun Binatang Ragunan

Harga Tiket masuk Taman Mini

keong emas TMII

Tarif Masuk dan Wahana

Pintu GerbangHarga
Tket masuk / orangRp 25.000
MobilRp. 20.000
Bus/TrukRp. 40.000
MotorRp. 15.000
SepedaRp. 5.000
Rekreasi
Istana AnakTutupWahana tahap Renovasi
Snow Bay Water ParkTutup
Theater IMAX Keong Emas
(buka Sabtu & Minggu)
Rp 35.000  Umum / Biasa
Rp 60.000VIP / Balkon
Rp 35.000Film 4K Umum / Biasa
Rp 60.000Film 4K VIP/Balkon
Taman Legenda Keong EmasRp 30.000Senin s/d Jumat
(10.00 - 17.00 WIB)
Rp. 30.000Sabtu s/d Minggu dan Hari Libur
(10.00 - 18.00 WIB)
Rp 30.000Petualangan Dinosaurus
Rp 20.000Mata Legenda
Rp 20.000,Nirwata Kisar
Rp 15.000Kapal Bajak laut
Rp 15.000Kereta Beos
Rp 15.000Ulat Selur
Rp. 25.000Anak Tirta
Kereta LayangRp 50.000Senin-Jumat
(09.00-16.30 WIB)
Rp. 50.000Sabtu-Minggu, Hari Libur
(08.30-18.00 WIB)
Kereta GantungRp 50.000Senin-Jumat
(09.00-16.30 WIB)
Rp 50.000Sabtu-Minggu, Hari Libur
(08.30-18.00 WIB)
Kereta Api Mini
*) Usia 2 Tahun
sudah dikenakan 1 Tiket
Rp 20.000 Senin-Jumat
(09.00-17.00 WIB)
Rp 25.000Sabtu-Minggu, Hari Libur (09.00-18.00 WIB)
Teater 4 DimensiRp 25.000Sabtu-Minggu, Hari Libur (09.00 - 17.00 WIB)
Sky WorldRp. 80.000Sabtu-Minggu, Hari Libur (08.00-17.00 WIB)
Museum
Museum IndonesiaRp 15.000
Museum KeprajuritanRp 4.000
Museum Prangko IndonesiaRp 5.000
Museum PusakaRp 10.000
Museum TransportasiRp 5.000
Museum Listrik dan Energi BaruRp 10.000
Museum TelekomunikasiTutup
Museum Olahraga Nasional Rp 2.000
Museum AsmatRp 10.000
Museum Timor-TimurRp 5.000
Pusat Peragaan IPTEKRp 27.500
Museum Minyak dan Gas Bumi (GAWITRA)Tutup
Museum PeneranganBebas Biaya
Bayt AL-QUR'AN dan Museum IstiqlalRp 5.000 (Lokal)
Rp 10.000 (Turis)
Flora Fauna
Dunia Air Tawar dan Dunia SeranggaRp 35.000
Taman Burung dan Taman BekisarRp 30.000
Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman ReptiliaRp 25.000
Fasilitas Carter Transportasi
Mobil Wisata NusantaraRp 10.000untuk 2x transit
Carter Mobil Wisata (Suzuki Carry) 10 SeatRp 150.000/jam(Senin - Jumat)
Rp 200.000/jam(Sabtu - Minggu dan Hari Libur)
Carter Mobil VIP (Isuzu) 5 SeatRp 250.000/jamSenin - Jumat, Sabtu - Minggu dan Hari Libur
Carter Mobil Wisata (Micro Bus) 35 SeatRp 250.000/jam(Senin - Jumat)
Rp 400.000/jam(Sabtu - Minggu dan Hari Libur)
Carter Mobil Wisata (Gandeng)Rp 500.000/jam(Senin - Jumat)
Rp 650.000/jam(Sabtu - Minggu dan Hari Libur)
Carter Mobil VIP (Isuzu)Rp 200.000/jam
Carter Mobil Wisata (Suzuki Carry)Rp 500.000/hari8 jam
Carter Mobil VIP (Isuzu)Rp 750.000/hari8 jam
Carter Mobil Wisata (Suzuki Carry)Rp 500.000/hari8 jam
Carter Mobil VIP (Isuzu)Rp 750.000/hari8 jam
Carter Mobil Wisata (Micro Bus)Rp 1.500.000/hari8 jam
Carter Mobil Wisata (Gandeng)Rp 1.500.000/hari8 jam
Sepeda (Single)Rp 15.000/Jam
Sepeda (Double)Rp 25.000/Jam

No telepon dan Informasi

InfomrasiNo. Tlp
Call Canter Taman Mini(021) 87792078
Sasono & Puri021-87795617
Teater Tanah Airku021-29378593
Hotel Desa Wisata021-8401138, 021-8401153
Graha Wisata Remaja021-8409289, 021-8400418
Resto Puri Caping Gunung021-8409445, 021-8409446

Rate this post

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini